Reorientasi Kepatuhan Pajak Melalui Kesadaran Wajib Pajak dan Modernisasi Administrasi Perpajakan
DOI:
https://doi.org/10.56442/pef.v4i3.1591Keywords:
kepatuhan pajak; kesadaran wajib pajak; modernisasi administrasi; digitalisasi perpajakan; kepercayaan.Abstract
Kesadaran wajib pajak dan modernisasi administrasi merupakan dua aspek penting dalam upaya meningkatkan kepatuhan perpajakan. Meskipun demikian, pemahaman mengenai kewajiban dan ketersediaan layanan digital belum selalu diikuti pemenuhan kewajiban secara tepat. Artikel ini bertujuan menjelaskan hubungan kedua aspek tersebut serta merumuskan arah penguatan kepatuhan melalui kajian literatur naratif. Pembahasan memperlihatkan bahwa kesadaran berkaitan dengan kesediaan memenuhi kewajiban, sedangkan modernisasi dapat membantu pelaksanaannya melalui penyederhanaan prosedur, pengurangan beban administrasi, dan perbaikan pelayanan. Hasil penelitian yang ditelaah menunjukkan hubungan yang beragam, sehingga kesadaran maupun digitalisasi belum dapat diperlakukan sebagai penjelasan tunggal atas perilaku kepatuhan. Pengalaman menggunakan layanan, kemampuan mengikuti prosedur, dan kepercayaan terhadap otoritas perlu diperhatikan untuk memahami perbedaan tersebut. Digitalisasi juga menyediakan informasi yang lebih luas bagi pengawasan, tetapi manfaatnya bergantung pada kemampuan administrasi mengolah dan menindaklanjuti data. Berdasarkan pembahasan tersebut, reorientasi kepatuhan diarahkan pada pengenalan hambatan motivasi dan hambatan pelaksanaan sebagai dasar pemilihan intervensi. Edukasi perlu dihubungkan dengan pendampingan, perbaikan layanan, dan pengawasan yang sesuai dengan persoalan wajib pajak. Kontribusi artikel ini berupa kerangka analisis yang mempertemukan sisi perilaku dan administrasi dalam pembahasan kepatuhan, dengan pengujian lebih lanjut yang perlu menggunakan data pelaporan serta pembayaran aktual.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.